
Salah satu kalimat yang paling saya ingat adalah khotbah yang pernah disampaikan oleh Aa Gym. Mulai dari hari yang kecil, mulai saat ini, dan mulai dari diri sendiri. Saat ini banyak sekali organisasi, wadah, dan komunitas lingkungan hidup yang seakan-akan berlomba untuk menggandeng simpatisan paling banyak dan adalah hak semua orang untuk memilih untuk bergabung dengan kelompok yang dirasa paling tepat mewakili ideliasme atau paling keras menyuarakan isu-isu yang diangkat.
Namun, saya memilih untuk tidak bergabung dengan organisasi apapun dan memilih mengabdi dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan hidup untuk diri sendiri. Berikut ini adalah hal-hal yang saya telah lakukan secara nyata untuk menjaga lingkungan, kebersihan, dan aktif dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Tentu saja langkah-langkah kecil ini juga dapat dilakukan oleh siapa saja:
- Gunakan kipas angin. Walaupun di dalam kamar saya tersedia 1 unit AC, saya hanya menyalakannya jika kipas angin saya dipinjam oleh keluarga yang datang menginap. Jika dinyalakanpun saya selalu menyetel pada suhu 27 derajat celcius. Maklum, tidak tahan dingin. :") Saya selalu terbangun pada tengah malan untuk mematikan AC karena pada waktu tersebut, kamar saya telah cukup sejuk.
- Bersihkan debu pada rangka kipas angin secara rutin yang dapat menghalangi hembusan udara.
- Mematikan secara total TV, komputer, dan peralatan elektronik lainnya dengan cara mencabut kabel dari stop kontak. Alasannya, peralatan elektronik masih mengkonsumsi listrik jika masih berada pada posisi siaga.
- Menggunakan kertas bolak-balik dan gunakan fasilitas fast draft untukmencetak tugas. Saya bersyukur karena dosen saya mengizinkan untuk mengumpulkan tugas menggunakan kertas bolak-balik. Hemat dan sekaligus menjaga kelestarian hutan.
- Jika pergi berbelanja, sebaiknya bawalah tas sendiri dan hindari penggunaan plastik. Tahukan kamu kalau dibutuhkan waktu beratus-ratus tahun bagi plastik agar dapat diurai oleh lingkungan?
- Gunakan kendaraan umum. Kendaraan yang saya punya lebih banyak disimpan di rumah
. Selebihnya manfaatkan kendaraan massal seperti bus. Mobil keluarga saya hanya dimanfaatkan jika bepergian "full team" 7 orang. Untuk mencapai tempat yang tidak terlalu jauh, saya biasanya memakai sepeda atau berjalan kaki. - Hindari membeli minuman ringan dalam kemasan kertas, plastik, atau kaleng. Dengan membeli minuman kemasan botol kaca, berarti kita mengurangi pemakaian kertas dan menghindari pemakaian plastic yang sulit diurai.
- Minum di tempat atau bawa botol ke rumah dan kembalikan. Saya tidak pernah membeli minuman botol kaca yang kemudian dipindah ke dalam kantong plastik. Dengan langsung menenggaknya di tempat penjual atau membawa dan kemudian mengembalikan, saya terhindar dari penggunaan plastik.
- Daur ulang buku bekas. Buku bekas yang belum terpakai dapat dikumpulkan dan kemudian dijadikan buku baru. Buku baru ini terlihat unik karena gabungan warna kertas yang berbeda. Keren
- Simpan dahulu sampah di tas. Jika tidak ada tempat sampah terdekat, jangan langsung melemparkannya ke tanah. Simpan dulu di dalam tas-mu dan buang ketika melihat tempat sampah.
- Pilah sampah menjadi sampah kering dan sampah basah. Pisahkan pula yang dapat terurai dan tidak dapat terurai.
- Gunakan lampu hemat energi untuk menggantikan bohlam.
- Matikan lampu saat tidur, selain hemat energi, kegelapan bagi sebagian orang membantu untuk tidur lebih cepat dan melindungi dari kelelahan.
- Nyalakan mesin cuci hanya ketika isinya penuh.
- Yang terakhir ini sepertinya sering kita lakukan. SEGERA cabut charger jika baterai handphone telah terisi penuh. Selain tidak membuang listrik secara percum
a, juga dapat memperpanjang umur baterai. - Menyalakan keran air hanya sepertiga ketika mencuci tangan atau berwudhu.
- Bagi yang menggunakan sabun batang, gunakan sampai benar-benar habis. Jika memang tidak terbissa, kumpulkan potongan-potongan kecil dalam satu wadah dan gunakan untuk mencuci kebutuhan lain seperti sandal, lantai kamar mandi, dll.
- Speak-UP! Ajak teman dan keluarga terdekat untuk menerapkan langkah-langkah kecil ini. Biarlah suaramu didengar, melalui media apapun :gambar, karikatur, tulisan,dsb.
Sumber gambar : http://tiki.oneworld.net
0 comments:
Post a Comment