Setiap kegiatan individu menghasilkan gas emisi yang berperan serta dalam terciptanya kerusakan lingkungan. Untuk mengetahui jumlah jejak ekologi setiap manusia, kita dapat menggunakan kalkulator karbon, sebuah software khusus yang dapat dipakai secara luas untuk menumbuhkan kesadaran akan penyebab pemanasan global. Kalkulator ini dikembangkan untuk menghitung jumlah karbon yang dihasilkan oleh setiap individu. Penghitungan meliputi beberapa aspek yaitu : tingkat emisi untuk keperluan transportasi, listrik, penggunaan gas dan minyak. Perangkat lunak ini pertama kali ditemukan di Amerika. Namun , pada tahun 2007, pemerintah kota Bandung yang dipelopori oleh Greeners Magazine mencoba untuk mengembangkan sesuai dengan karakteristik Indonesia. Perubahan itu meliputi satuan unit yang digunakan untuk menghitung tiap pengeluaran emisi dan aspek yang perlu dihitung. Setelah individu memasukkan data seperti pemakaian listrik/bulan, pengeluaran bahan bakar/bulan, dll., maka akan tersaji informasi mengenai banyaknya emisi karbon yang telah dikeluarkan dan akan terhitung pula jumlah pohon yang harus ditanam selama satu tahun sebagai kompensasi pembayaran pajak karbon.
Informasi yang saya dapatkan dari arsip situs Pikiran Rakyat, software ini dapat didownload secara gratis di situs Greeners Magazine. Namun, saya tidak bisa menemukan adanya jejak link software tersebut. Padahal perangkat lunak tersebut dapat menjadi alat perhitungan praktis bagi setiap orang untuk mengetahui berapa emisi karbon yang dihasilkannnya sehingga dapat menemukan kompensasi untuk menghijaukan udara kembali.
Pada berbagai situs luar negeri, kita dapat dengan mudah menemukan kalkulator karbon online. Beberapa di antaranya adalah www.climatecrisis.net dan www.carboncalculator.com. Kelemahan dari semua situs tersebut adalah keakuratan perhitungan yang disebabkan oleh perbedaan asal negara dan tarif listrik/bahan bakar. Perlu diketahui, pengguna akan diminta untuk memasukkan asal negara agar perhitungan menjadi lebih presisi. Sayangnya, tidak banyak situs yang menyediakan pilihan asal negara Indonesia. Situs www.carbonfootprint.com memang menyertakan pilihan asal negara Indonesia, namun pada pilihan merek dan jenis mobil, tidak semua mobil yang beredar di Indonesia dapat ditemukan di sini sehingga proses perhitungan tentu saja tidak akan akurat 100%.
Oleh karena itu, saya berharap banyak terhadap Greeners Magazine selaku pelopor kalkulator karbon di Indonesia agar menyediakan akses terhadap software tersebut. Jika memang software tersebut masih dalam pengembangan, mudah-mudahan peluncurannya adilakukan secara massal agar lebih banyak lagi orang yang ditumbuhkan kesadarannya akan peran dalam menjaga kelestarian dan keasrian lingkungan.

0 comments:
Post a Comment